Awali Pembelajaran Tatap Muka Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, SMAN 1 Tegineneng Gelar Salat Istisqa Berjemaah
TEGINENENG – Mengawali kembali pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), keluarga besar SMAN 1 Tegineneng menggelar salat Istisqa berjemaah di lapangan utama sekolah pada Jumat pagi, 11 September 2026.
Kegiatan ibadah ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Nomor: 400.3.8/2035/V.01/DP.2/2026 perihal Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka dan Sholat Istisqo. Salat berjemaah yang dimulai pukul 07.30 WIB ini diikuti dengan khusyuk oleh kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik.
Pelaksanaan salat Istisqa ini menjadi momentum spiritual bagi seluruh warga sekolah untuk merendahkan hati, beristigfar, dan bertaubat memohon ampunan kepada Allah SWT. Di tengah ujian musim kemarau serta paparan debu vulkanik, salat ini dipanjatkan sebagai bentuk permohonan tulus agar Allah SWT segera menurunkan rahmat hujan yang membawa keberkahan, menyucikan udara, serta membasahi bumi.
Dengan mengusung pesan "Dengan Istisqo Kita Tingkatkan Keimanan, Kesabaran, dan Kepedulian terhadap Sesama", ibadah ini digelar sebagai bentuk ikhtiar batiniah dan doa bersama agar musibah bencana alam serta kekeringan pasca erupsi Gunung Anak Krakatau yang melanda wilayah Lampung segera berakhir.
Seluruh warga sekolah hadir dengan membawa perlengkapan salat pribadi, sajadah, serta tetap mengenakan masker guna menjaga kesehatan pernapasan. Seusai rangkaian salat dan khotbah, dipanjatkan pula doa bersama untuk memohon keselamatan serta kelancaran proses belajar mengajar.
Setelah pelaksanaan salat Istisqa dan sebelum kegiatan belajar dimulai, warga sekolah secara bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah. Guru, staf, dan siswa bersama petugas kebersihan memastikan ruang kelas, halaman, dan sarana prasarana sekolah kembali bersih dari sisa-sisa endapan debu vulkanik.
Melalui semangat "Sehat Bersama, Belajar Tanpa Henti", SMAN 1 Tegineneng siap memulai kembali aktivitas belajar mengajar tatap muka di lingkungan yang aman, bersih, dan nyaman bagi seluruh peserta didik.


Posting Komentar